Puisi
Panji Hidupku Reruntuhan rumah kayu tua serta serpihan puing tersapu bersih melepas perih diri ini bagaikan melati semerbak mewangi layu mengering jatuh dan mati dapatkah diri ini bangkit dalam emosi sedang jiwa memiris membiru dalam tangis kini tuhan telah berperi lewat takdir yang diberi tinggal kita hanya menjerit perangi hidup ini alun tangis basahi pipi kini semua telah tejadi apa guna kita berlari syukuri hidup ini by:afifatul