Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Puisi

Panji Hidupku Reruntuhan rumah kayu tua serta serpihan puing  tersapu bersih melepas perih diri ini bagaikan melati semerbak mewangi layu mengering jatuh dan mati dapatkah diri ini bangkit dalam emosi sedang jiwa memiris membiru dalam tangis kini tuhan telah berperi lewat takdir yang diberi tinggal kita hanya menjerit perangi hidup ini alun tangis basahi pipi kini semua telah tejadi  apa guna kita berlari syukuri hidup ini                               by:afifatul