Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Aku Menantang Awan

Kepada bumi aku bicara, "Tolong lindungi ban motorku dari tanah-tanah yang berlubang." Kepada langit aku memohon, "Tolong jangan sambar aku dengan kilatmu yang begitu menggelegar" Aku Si Gadis Penantang Rinai Hujan bak dewi pencabut nyawa kendaraan berbalut jas penutup kepala menerjang celotehan alam Namun di tengah arus balik yang menggebu terburu-buru aku lafadzkan dzikir mohon ampun kalau-kalau kali ini jadi berkendara terakhir dalam hidupku Kerumunan manusia perlahan mangkir Satu dua motor kemasukan air Aku tetap gas kuda perangku dengan hati getir Kapan saja knalpot tak lagi kuat, aku ikut minggir Pelan-pelan dan hap aku lolos dari kawasan banjir Kini Si Dewi Pencabut Nyawa Kendaraan berubah jadi dewi kecebur sumur Byur! basah kuyup Sepotong puisi di atas ditemukan saat beberes kamar, cerita kebanjiran