Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Mencari Jarum dalam Jerami

Gambar
Sabtu, 22 Oktober 2016 21:18 Dibawah rinai hujan yang membawa keteduhan, dibalik semua tangis dan rasa sedih yang dialami 2 tahun 4 bulan. Tuhan tak pernah tidur. Akhirnya, setelah menunggu beberapa waktu, terjawab sudah semua do'a dan harapan dari kesucian yang kini sudah tak ada nilai dan harganya. Kebusukan untuk menggapai sesuatu pasti berbalas. Dipermalukan didepan 1000 manusia cerdas dan berintegritas. Belum lagi pandangan dan caci maki. Aku tahu itu menyakitkan, tapi yang berlalu tak bisa terulang dan penyesalan selalu datang terlambat. Kira kira selusin banyaknya. Maju kedepan. Aku sendiri tak tahu apa yang dirasakannya. Sedih, malu, menyesal, sakit hati atau sebaliknya? Merasa tak bersalah dan menganggap itu semua hanya angin lalu yang akan hilang dan dilupakan dimakan waktu. Kotor dan picik sekali. Mereka tak pernah memikirkan perasaan teman yang tak mau menggunakan. Belum lagi mereka juga menghasut kesucian untuk ikut menempuh kepicikan pikiran pikiran manusia ...

Harapan

Saat Langit Menerka dan Aku Tersenyum oleh : Afifatul Ilma     Pagi, sang embun tapaki pedati Salam dari semesta, bentang jingga di ufuk berjumpa Bulan yang dirindu, perlahan pudar diguyur semu Mars negriku tak luput disapa Kobarkan jiwa, penuh hikmat nestapa   Sembari menari lewat bayang sanubari Terbesit sayup bergema, bak tersambar petir Mengalir, menyetrum pikiran, terpampang duhai pemuda Satu langkah nyata karya cipta pujaan bangsa, kelak Belasan tahun jemari ditempa Sang pemuda kini mulai lelah Berseteru dengan semangat terberai rasa gundah Tanpa banyak keluh, tanpa rasa ragu Berhimpun dalam nadi dan darah, penuh sesak Namun, gaungnya berdentang sampai ke langit Mengejar sederet bintang, dalam badai mengayun Serahkan ujung pena pada pelukan angkasa Untuk memilih impian dan masa depan   Ialah cita dan harapan pada sebuah skenario hidup Ialah penat dari peluh dan tangis yang tersedu Ialah paras dari sukma pada terpaan debu dan c...