Mencari Jarum dalam Jerami
Sabtu, 22 Oktober 2016
21:18
Dibawah rinai hujan yang membawa keteduhan, dibalik semua tangis dan rasa sedih yang dialami 2 tahun 4 bulan. Tuhan tak pernah tidur. Akhirnya, setelah menunggu beberapa waktu, terjawab sudah semua do'a dan harapan dari kesucian yang kini sudah tak ada nilai dan harganya. Kebusukan untuk menggapai sesuatu pasti berbalas.
Dipermalukan didepan 1000 manusia cerdas dan berintegritas. Belum lagi pandangan dan caci maki. Aku tahu itu menyakitkan, tapi yang berlalu tak bisa terulang dan penyesalan selalu datang terlambat. Kira kira selusin banyaknya. Maju kedepan. Aku sendiri tak tahu apa yang dirasakannya. Sedih, malu, menyesal, sakit hati atau sebaliknya? Merasa tak bersalah dan menganggap itu semua hanya angin lalu yang akan hilang dan dilupakan dimakan waktu.
Kotor dan picik sekali. Mereka tak pernah memikirkan perasaan teman yang tak mau menggunakan. Belum lagi mereka juga menghasut kesucian untuk ikut menempuh kepicikan pikiran pikiran manusia yang tak berperasaan. Berapa banyak manusia yang telah mereka sakiti hatinya untuk menempuh kesuksesan? Berapa banyak manusia yang telah mereka hasut jiwanya untuk ikut dalam kegelapan jalan? Berapa banyak orang tua yang telah mereka tipu? Harapan besar masa depan.
Aku tak habis pikir, dilahirkan sebagai manusia, tapi berperikemanusiaan saja tidak. Mengambil hak orang banyak. Setelah kejadian dipermalukan, aku tahu, salah satunya mendapat masalah besar dengan temannya dan kini sakit. Tak hanya fisik, namun jiwanya pun lelah menahan rasa malu dan tekanan batin dari teman teman yang lain. Sungguh adil Tuhan itu. Berapa banyak rintihan tangis dan harapan untuk mereka agar berubah dan menjunjung tinggi keadilan dan tidak mengambil hak orang lain.
Kami menangis bukan karena apa yang kami terima, tapi karena prihatin akan keadaan moral teman teman yang tidak menjunjung tinggi kejujuran, dan kami mengharapkan perubahan menuju arah yang lebih baik disegala aspek baik itu moral, sosial, maupun agama. Niat kecil dari hati yang tulus akan berdampak besar pada kehidupan teman teman selanjutnya, maka berubahlah untuk kebaikan dirimu, keluarga, dan lingkungan sekitarmu. :)
Tuhan akan memberikan jalan terbaik untuk hambanya yang ingin menjadi lebih baik :)
21:18
Dibawah rinai hujan yang membawa keteduhan, dibalik semua tangis dan rasa sedih yang dialami 2 tahun 4 bulan. Tuhan tak pernah tidur. Akhirnya, setelah menunggu beberapa waktu, terjawab sudah semua do'a dan harapan dari kesucian yang kini sudah tak ada nilai dan harganya. Kebusukan untuk menggapai sesuatu pasti berbalas.
Dipermalukan didepan 1000 manusia cerdas dan berintegritas. Belum lagi pandangan dan caci maki. Aku tahu itu menyakitkan, tapi yang berlalu tak bisa terulang dan penyesalan selalu datang terlambat. Kira kira selusin banyaknya. Maju kedepan. Aku sendiri tak tahu apa yang dirasakannya. Sedih, malu, menyesal, sakit hati atau sebaliknya? Merasa tak bersalah dan menganggap itu semua hanya angin lalu yang akan hilang dan dilupakan dimakan waktu.
Kotor dan picik sekali. Mereka tak pernah memikirkan perasaan teman yang tak mau menggunakan. Belum lagi mereka juga menghasut kesucian untuk ikut menempuh kepicikan pikiran pikiran manusia yang tak berperasaan. Berapa banyak manusia yang telah mereka sakiti hatinya untuk menempuh kesuksesan? Berapa banyak manusia yang telah mereka hasut jiwanya untuk ikut dalam kegelapan jalan? Berapa banyak orang tua yang telah mereka tipu? Harapan besar masa depan.
Aku tak habis pikir, dilahirkan sebagai manusia, tapi berperikemanusiaan saja tidak. Mengambil hak orang banyak. Setelah kejadian dipermalukan, aku tahu, salah satunya mendapat masalah besar dengan temannya dan kini sakit. Tak hanya fisik, namun jiwanya pun lelah menahan rasa malu dan tekanan batin dari teman teman yang lain. Sungguh adil Tuhan itu. Berapa banyak rintihan tangis dan harapan untuk mereka agar berubah dan menjunjung tinggi keadilan dan tidak mengambil hak orang lain.
Kami menangis bukan karena apa yang kami terima, tapi karena prihatin akan keadaan moral teman teman yang tidak menjunjung tinggi kejujuran, dan kami mengharapkan perubahan menuju arah yang lebih baik disegala aspek baik itu moral, sosial, maupun agama. Niat kecil dari hati yang tulus akan berdampak besar pada kehidupan teman teman selanjutnya, maka berubahlah untuk kebaikan dirimu, keluarga, dan lingkungan sekitarmu. :)
Tuhan akan memberikan jalan terbaik untuk hambanya yang ingin menjadi lebih baik :)

Komentar
Posting Komentar