Sepenggal Memori

Halo-halo teman teman :)
Selamat datang ditahun penuh perjuangan 2017!
Kali ini gua bakal berbagi hal-hal yang sudah berlalu dan cukup bermakna dalam hidup ini. Happy Reading guys! Semoga faedah dan ga bosen ya ;)


Wah cepat sekali waktu berlalu, dan sampai juga dijenjang akhir wajib belajar 12 tahun HAHAHA. Selama 17 tahun diberi kesempatan berpijak di bumi Allah ini, cuma rasa syukur tiada terhingga yang bisa gua curahkan DAN selama 17 tahun itu juga, gak ada hal yang bikin gua nyesel untuk sampai ditahap ini. Pengalaman yang berevolusi jadi kenangan , semua berkontribusi besar dan membuat gua 'gak sekedar' jadi  seonggok daging yang punya nama tapi punya karya untuk diingat.

Gua ini lahir dan melalui sebagian masa kecil di Pare-pare, kota kecil  yang berada di selatan pulau Sulawesi dengan bukit dan tepi pantainya. Kedua orang tua lahir dan besar di Solo, tapi karena satu dan lain hal membuat keluarga kami sementara waktu hidup di Pare pare. Jelas berbeda rasa dan tanahnya antara Celebes dan Jawa. Daya juang manusianya pun 180 derajat tak sama. Kondisi geografis yang sangat mendukung membuat tinggal di Pare pare terasa seru dan asyik. Saat masa dinas ayah sudah habis di Pare pare, gua dan keluarga pindah ke Jakarta. Hingga saat ini, rasa rindu untuk menjejakkan kaki lagi disana tak pernah ada habisnya.

Mungkin 3 bulan pertama di Jakarta, kaget dan membuat Afifatul berubah! Menjadi lebih baik tentunya. Kompetensi untuk bersaing di Jakarta rupanya sangat terasa dibanding dengan tinggal di daerah. Ini yang membuat gua dihukum terus terusan waktu 3 bulan awal sekolah di Jakarta. Hahaha, iye, kebiasaan di Sulawesi yang dipenuhi  santai dan main main rupanya tak cocok  dibawa ke ibukota. Ini merupaka titik balik gua menjadi disiplin dan lebih rajin belajar,PAS SD. yhaaaa.

Tamat SD lanjut SMP, nah dititik inilah semua yang baik jadi buruk, begitu pula sebaliknya. Hehe. Maklum puber yekan, tapi semua ke-alay-an yang gua jalani gapernah bikin gua nyesel karena masih batas wajar dan lucu juga kalo diinget. Perlu diketahui, 3 tahunsmp, gapernah ada niatan dari lubuk hati ini untuk belajar. 5 bulan menjelang UN SMP baru mulai ada perasaan takut dan mulai serius belajar. Hadu tul -__- . Parahnya, kebiasaan itu terbawa hingga SMA. gua males belajar.

 

Akhirnya tiba juga putih abu abu. Ini bagian susah-susah-seneng. Lha banyakan susahnya (?).
Pelajarannya, kehidupnnya, euforianya, emang hal yang baru banget buat gua. Berasa banget belajar mandirinya waktu jalanin suatu event di SMA. Berasa banget kebersamaannya waktu pelatihan kepemimpinan di SMA. Berasa banget persahabatannya, suka sukaannya, berantemnya di SMA. Sampailah saat ini, tinggal eksekusinya nih, bagus atau buruk itu diri kita sendiri yang ngejalanin.



Tahun 2017 bakal jadi rintangan terberat kayaknya, tapi harus dijalani dengan senyuman dan jangan lupa, niatkan semuanya sebagai ibadah, biar terasa lebih ringan guys! Waktu buat nerusin apa yang jadi cita cita kita ya di tahun ini. Makanya tetep semangat dan pantang menyerah buat menggapai apa yang kita mimpikan. Lelah, capek, eneknya belajar gua yakin bakal ilang kalo Universitas dengan fakultas yang kita inginkan udah ditangan. Semangat terus, pokoknya gua yakin kita semua PASTI BISA menggapai apa yang kita mau! kalo ada usaha dan do'a pastinya. Keep istiqomahnya jangan lupa yaaa!

 Terimakasih semesta sudah mendukungku menjadi pribadi yang bangga dengan apa adanya diri ini dan Insyaa Allah akan terus  belajar untuk menjadi Fifa yang lebih baik. Aamiin :)


 



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di antara

25?

Buka Topeng