Memilih Ketiadaan

Berdiri diantara bayang-bayang
Ingin acuh tapi keadaan tak berpihak
Tiap raga mencoba lepas
Ada saja perkara Tuhan yang mempertemukan

Kadang kala peduli sulit diraih
Tapi tak lama ia bersimpati tanpa pamrih
Sesekali berargumen dengan tatapan tak berkasih
Atau berkeputusan sembari tertawa dalam perih

Beruntungnya
Hadir kaki-kaki kecil bersinergi
Membersamai kerikil kian bergilir
Memasok energi yang terus bergulir
Membawa aku hingga berakhir

Terimakasih, aku tahu amanah yang beranggotakan aku di dalamnya mungkin kesulitan menarik kontribusi kecilku. Dengan ketulusan mengajak pada kebermanfaatan, merangkul dengan penuh kehangatan, aku tahu kamu mau kita bersama selalu maju berbenah menjadi lebih baik.   
 - fatul


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di antara

25?

Buka Topeng