Aku dan lalu
Aku terjebak dalam ruang satu warna
Gelap
tak terasa adanya rasa
Semakin lama semakin acuh
Semakin jauh dari hati yang dahulu mudah jatuh
Sesungguhnya hadirku lebih dalam dari mimik wajahku
Sesungguhnya acuhku lebih singkat dari peduliku
Namun keduanya sempat ditebas oleh naifmu
Atas hati yang tak bisa berlogika
Hingga yang lalu kini menjadi aku
Komentar
Posting Komentar